Bantu Bu Siti dan Anak Yatimnya Sembuh
Insan Mandiri
Satu Kebaikan, Sejuta Harapan
Namanya Ibu Siti (bukan nama sebenarnya).
Seorang ibu rumah tangga yang seharusnya masih sibuk menikmati masa-masa membesarkan putrinya.
Anaknya baru berusia 1 tahun. Masih butuh digendong, masih belum mengerti apa-apa… selain mencari ibunya setiap saat. Namun kondisi ini tak sejalan, anak yang harus bu Siti (41 thn) dekap, anak yang harus bu siti timang terpaksa harus dirawat sang nenek (67 thn) di rumah singgah.

Bu Siti harus menjalani serangkaian pengobatan kanker serviks di RS. Surabaya.
Awalnya, Ibu Siti hanya merasakan nyeri di perut hingga pinggang. Beliau pikir itu hanya kelelahan biasa, hingga saat kondisi nyeri tidak tertahankan, beliau pun datang ke puskesmas. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa bu Siti idap kanker serviks stadium 4.
Bak tersambar petir disiang hari, ibu Siti yang seharusnya menemani sang anak melawan jantung bocor, kini juga harus berjuang sembuh dari kanker.
Saat ini bu Siti harus menjalankan kemoterapi di RS. Surabaya, 1 atau 2 minggu sekali beliau bolak-balik dari Banyuwangi ke Surabaya, untuk pengobatannya dan untuk pengobatan putrinya.
Kondisi ekonomi Bu Siti sangat terbatas, untuk kebutuhan susu dan pampers saja masih kesulitan…apalagi untuk pengobatan kanker yang harus dijalani secara rutin dan belum lagi untuk putrinya yang sakit jantung bocor. Satu-satunya tulang punggung keluarga adalah sang kakek, di usia renta kakek masih bekerja di Ternate sebagai buruh kebun, demi istri, anak, dan cucunya yang sakit.
Sobat Iman, hari ini kita punya kesempatan untuk membantu.
Bukan hanya membantu Ibu Siti, tapi juga membantu seorang anak kecil agar tidak kehilangan ibunya terlalu cepat.
Jangan Tunggu Sampai Kondisinya Semakin Memburuk
Setiap bantuan yang Anda berikan sangat berarti.
Klik tombol Donasi Sekarang
Sisihkan rezeki terbaik Anda, berapapun nilainya
Karena bagi Ibu Siti,
bantuan Anda adalah harapan untuk tetap hidup dan merawat anaknya.
Disclaimer
Untuk menjaga privasi dan kenyamanan penerima manfaat, sebagian visual dalam campaign ini disamarkan atas permintaan keluarga.
Ajak orang baik lainnya